Kuluk Kuluk Rumahan: Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan Ibu

Sedang Trending 5 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Depok -

Di Depok, Anda bisa menikmati jenis masakan rumahan unik Jawa Timur buatan ibu berumur 70 tahun. Menu rujak cingur, tahu tek, hingga rawon tersaji nikmat lantaran dibuat dengan penuh cinta.

Label 'hidden gem' kerap disematkan untuk tempat makan nan lokasinya tersembunyi alias belum banyak diketahui orang. Label ini agaknya cocok disematkan untuk Kuluk Kuluk Rumahan.

Lokasi tempat makan ini 'ngumpet' di area perumahan di Depok Timur dan belum banyak diketahui orang, padahal konsepnya istimewa. Lokasi tepatnya di Jalan Citarum Raya Nomor 37.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagian depannya seperti rumah klasik berwarna putih dengan penanda boks biru bertuliskan Kuluk Kuluk Rumahan. Suasananya juga klasik, tercermin dari adanya VW Combi warna biru putih di kandang mobil rumah.

Begitu masuk, detikfood serasa berjamu ke rumah kerabat alias kerabat lantaran langsung mengarah ke ruang tamu. Lalu di sisi kiri pintu masuk, ada area bersantap outdoor di laman rumah.

Detail Informasi Kuluk Kuluk Rumahan
Nama Tempat MakanKuluk Kuluk Rumahan
AlamatJalan Citarum Raya Nomor 37, Depok Timur
Instagram
kulukkulukrumahan
Jam OperasionalSabtu dan Minggu (Coffee time: 08.00-16.00, masakan rumahan: 11.00-13.00)
Estimasi Hargamulai dari Rp 20 ribuan
Tipe Kulinermasakan Jawa Timur dan kopi
Fasilitas
  • makan di tempat serasa di rumah


Cikal bakal Kuluk Kuluk Rumahan

 Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuKuluk Kuluk Rumahan berlokasi di area perumahan di Depok Timur. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Saat detikfood menyambangi Kuluk Kuluk Rumahan (17/2/2024), kami berjumpa dengan Mas Ube nan merintis Kuluk Kuluk. Semua bermulai dari kegemaran Mas Ube bakal kopi.

Pada 2019, dia dan temannya mendirikan warung kopi berjulukan Kuluk Kuluk di Gudskul, Jagakarsa. "Background saya suka kopi dan saya seniman lukis. Saya kecemplung dari dulu sudah sama teman-teman nan suka kopi," kata laki-laki lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini.

Nama 'Kuluk Kuluk' pun tercetus dari dia dan teman-teman. "'Kuluk kuluk' itu kode di tongkrongan. Kalau kita naik gunung bilang itu, kan nggak boleh pakai nama, jadi ada kawan nan selalu bilang 'kuluk kuluk'. Wah ini kocak nih, kode," kata Mas Ube pada detikfood.

Ia lantas mencari tahu makna nama 'kuluk kuluk'. Ternyata juga merupakan istilah di beberapa wilayah Kalimantan dan Sumatera. Ketika ada hujan besar, orang bakal bilang 'kuluk kuluk' sebagai corak kesenangan lantaran hujan, sekaligus angan alias angan agar hujan tidak terlalu deras.

Arti lainnya adalah bunyi air mendidih nan menurut mas Ube sesuai dengan langkah pembuatan kopi ala dirinya. "Wah pas banget nih, udah jadi nama kita aja lantaran kan kita bikin kopi (airnya) dimasak di kompor," katanya.

Dirintis pasangan ibu-anak

 Hidden Gem Depok! Rujak Cingur hingga Rawon Enak Buatan IbuMas Ube (kiri) dan ibu Erni (kanan), pasangan ibu anak nan menjalankan Kuluk Kuluk Rumahan di Depok Timur. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Pada 2023, mas Ube mengembangkan upaya Kuluk Kuluk dengan mendirikan Kuluk Kuluk Rumahan di rumah sang ibu nan ada di Depok Timur.

"Dari dulu memang mau buka di rumah sama ibu, akhirnya ya udah buka dengan menu makanan rumahan," cerita mas Ube. Ia hanya membuka Kuluk Kuluk Rumahan pada Sabtu-Minggu ketika waktu makan siang untuk mencegah ibunya terlalu lelah.

Sang ibu nan berjulukan ibu Erni baru saja memasuki usia 70 tahun. Meski begitu, dia tetap semangat menyajikan makanan buatannya.

Ia memilih menyajikan masakan Jawa Timur rumahan. "Ini semua makanan nan secara pribadi saya suka. Khas Jawa Timur. Target saya bikin makan makanan nan saya suka dan kue suka. Saya besar di Surabaya, dari umur 6 tahun," kata ibu Erni.

Ia menjaga betul kualitas bahan nan dipakai untuk masakannya. Mulai dari mendatangkan petis dari Surabaya hingga memakai ramuan keluak nan medok.

Yang menarik, latar belakang ibu Erni adalah seorang peneliti nuklir. "Saya dulu kerja di Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), (sekarang Badan Tenaga Nuklir Nasional). Sebagai peneliti nuklir lampau pensiun tahun 2014," kata ibu Erni.

Namun sejak dulu, dia sudah mempunyai kecintaan nan besar bakal bumi masak dan bikin kue. Ibu Erni apalagi pernah menjuarai lomba bikin kue tradisional skala nasional.

Baca laman selanjutnya untuk tahu menu jagoan di Kuluk Kuluk Rumahan.

Selengkapnya
Sumber Detik Food
Detik Food