Hati-Hati! 3 Kesalahan Ini Bikin Daun Bawang Cepat Busuk

Sedang Trending 4 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Daun bawang menjadi bahan nan sering dipakai dalam masakan. Namun, ada perihal nan perlu diperhatikan dalam menyimpan dan mengolahnya agar tidak sigap layu.

Daun bawang merupakan salah satu bahan nan seringkali dipakai dalam beragam masakan dari penjuru dunia, mulai dari masakan Indonesia, China, Korea, hingga India.

Penambahan daun bawang dapat membikin aroma dan rasanya semakin nikmat. Terlebih, daun bawang juga menawarkan faedah sehat jika dikonsumsi rutin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun terlihat sepele, tetapi penambahan daun bawang dalam masakan dapat memberi perubahan nan signifikan. Oleh lantaran itu, pastikan untuk menambahkan daun bawang berbobot baik.

Selain itu, langkah penyimpanan dan pengolahannya juga kudu tepat. Untuk menghindari daun bawang sigap rusak alias busuk, Anda perlu memerhatikan kesalahan sederhana ini, seperti dilansir dari thedailymeal.com (28/06/2024).

1. Mencuci daun bawang

Daun bawangTidak perlu sampa mencucinya lantaran bisa membikin daun bawang sigap lembek. Foto: Getty Images/Semen Antonov

Beberapa orang mencuci daun bawang sebelum memakainya. Namun, langkah ini sebenarnya merugikan.

Daun bawang bakal rusak lantaran terlalu banyak air. Mencucinya terlebih dulu hanya bakal membikin daun bawang sigap lembek.

Oleh lantaran itu, lebih baik daun bawang dibilas sejenak secara menyeluruh. Hal ini dilakukan agar daun bawang tetap segar, renyah, dan siap digunakan.

2. Membiarkan daun bawang tergenang air

Daun bawangJangan sampa juga membiarkan daun bawang tergenang air. Foto: Getty Images/Semen Antonov

Selain dicuci, daun bawang juga sebaiknya tidak dibiarkan menggenang dalam air. Terlalu banyak air bakal merusak daun bawang dan membuatnya menjadi kering.

Mencuci daun bawang sebelum disimpan berfaedah menghilangkan semua pertahanan luarnya. Namun, bukan berfaedah Anda kudu langsung memasukkannya ke dalam kulkas.

Ketika membeli daun bawang, carilah nan terlihat kurang matang. Artinya, punya daun nan tidak terlalu layu dan mempunyai daun hijau berwarna muda.

Sebelum menyimpannya, lepaskan karet alias pengikat nan menyatukannya lantaran ini dapat memerangkap kelembaban. Letakkan daun bawang di atas tisu dapur kering tanpa perlu mencucinya terlebih dahulu.

Gulung tisu dapur dengan lenggang sehingga membentuk satu bundel daun bawang. Simpan daun bawang berbalut tisu itu di dalam kantong plastik tertutup rapat.

Tisu dapur nan kering bakal mencegah daun bawang berjamur, tetapi menyegelnya dalam kantong plastik bakal memerangkap kelembaban nan ada. Sehingga, menciptakan lingkungan nan seimbang.

Setelah dibungkus kantong plastik, barulah daun bawang itu disimpan dalam kulkas. Daun bawang pun dapat memperkuat sampai tiga minggu berikutnya.

Selengkapnya
Sumber Detik Food
Detik Food